Sriwijaya Football Club (Sfc), Klub Sepakbola Fenomenal

[ad_1]

Klub Sepakbola Sriwijaya atau yang lebih dikenal sebagai SFC adalah contoh sempurna tentang bagaimana klub olahraga dapat mempromosikan kota pangkalannya. SFC adalah klub sepak bola milik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) yang memperoleh kepemilikannya dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Kepemilikan dipindahkan ke PT SOM karena peraturan saat ini di Indonesia mengatur bahwa dana pemerintah tidak lagi diizinkan untuk digunakan untuk mendukung klub olahraga. Jadi, klub olahraga harus hidup dengan dana sendiri. Peraturan ini telah menyebabkan banyak klub sepak bola yang dimiliki oleh pemerintah daerah di Indonesia menjadi tidak aktif.

Sebelum diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, klub tersebut dulunya dimiliki oleh pemilik Jakarta Timur dan dikenal sebagai Persijatim. Kemudian pindah markasnya ke Solo (sebuah kota di Jawa Tengah) dan dikenal sebagai Persijatim Solo FC. Klub ini menemukan tempat tinggal yang lebih baik ketika Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan minatnya untuk mengambil alih kepemilikannya pada tahun 2004. Pemerintah provinsi Sumatera Selatan memiliki alasan yang kuat untuk mengambil alih klub sepakbola ini karena Palembang sebagai Ibukota Provinsi Sumatra Selatan memiliki baru saja berhasil menjadi tuan rumah dari acara olahraga nasional dua tahunan, sebelumnya PON ke-16 tahun 2004.

Dalam mempersiapkan diri untuk menjadi provinsi tuan rumah dari acara multi-olahraga ini, pemerintah provinsi Sumatera Selatan membangun banyak tempat olahraga berstandar internasional untuk setiap pertandingan yang akan diperebutkan selama PON ke-16 tahun 2004. Salah satu fasilitas ini adalah Stadion Gelora Sriwijaya (juga dikenal sebagai Stadion Jakabaring ), stadion sepak bola besar yang dapat menampung hingga 40.000 penonton. Sekarang ini adalah salah satu stadion sepak bola terbaik di Indonesia dan telah menjadi tempat untuk banyak pertandingan sepak bola internasional di Asia. Salah satu acara terbesar yang berlangsung di stadion ini adalah upacara pembukaan dan penutupan SEA GAMES ke-26 (Pesta Olahraga Asia Tenggara) tahun 2011 di mana Indonesia menjadi tuan rumah acara dua tahunan ini. Stadion ini harus dimanfaatkan dan dirawat untuk menjaga kualitas dan kegunaannya. Cara terbaik adalah menjaga stadion ini tetap hidup sepanjang tahun adalah dengan memiliki klub sepak bola yang menjadikannya sebagai stadion rumahan. Akuisisi Persijatim Solo FC oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2005 telah menjadi solusi terbaik untuk menjaga stadion ini tetap hidup.

Karena kepemilikannya berubah, Persijatim Solo FC juga mengubah namanya menjadi Klub Sepakbola Sriwijaya dan lebih dikenal sebagai SFC. Sriwijaya atau Sriwijaya digunakan untuk menjadi nama kerajaan kuno yang kuat yang kekuatannya membentang dari Sumatera ke Afrika. Ibu kota kerajaan ini diyakini berada di Palembang saat ini, Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan. Inilah alasan mengapa Sriwijaya sangat identik dengan Palembang dan Sumatera Selatan. Nama ini juga identik dengan Grandeur, Glory, dan Sukses. Banyak organisasi, perusahaan, dan universitas di Sumatra Selatan mengadopsi nama ini.

Apakah SFC berhasil membawa nama ini? Pertanyaan ini dapat dengan mudah dijawab dengan "YES" besar. Hanya butuh tiga tahun bagi SFC untuk mendapatkan trofi pertama sebagai pemenang Liga Indonesia (sekarang dikenal sebagai ISL, Liga Super Indonesia) dan pada tahun yang sama (2007) memenangkan trofi lain yang disebut Piala Indonesia. Status pemenang ganda ini telah menghibur penggemar sepak bola di seluruh Indonesia dan meningkatkan posisi SFC sebagai klub sepak bola di negara ini. Sebagai pemenang liga nasional SFC ditunjuk untuk mewakili klub sepak bola Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional Asia di Liga Champions Asia dan Stadion Jakabaring menjadi salah satu stadion sepak bola yang menyelenggarakan kompetisi internasional ini. Setelah memenangkan gelar ganda pada 2007 SFC berhasil mempertahankan catatan positifnya dengan memenangkan piala Piala Indonesia (Piala Indonesia) selama tiga tahun berturut-turut: 2007, 2008-2009, dan 2010. Pada musim 2011/2012, sekali lagi SFC memenangkan judul Juara Liga Super Indonesia. Hingga ulang tahun ke 10, SFC telah memenangkan 10 piala secara total. Ini adalah rata-rata 1 trofi per tahun. Adakah yang keberatan menyebut klub sepak bola ini klub yang fenomenal? Banyak pemain sepak bola profesional di Indonesia menyebut klub ini sebagai klub juara, karena prestasinya sejak di bawahnya bernama Sriwijaya Football Club (SFC).

[ad_2]